Jagong Masalah Umroh dan Haji.

  • Bagikan

Merto. Warta 26- Kantor Kementrian Agama RI Provinsi Lampung Gelar Jamarah (Jagong Masalah Umroh dan Haji, yang dilaksanakan oleh Kementrian Agama Kota Metro di hotel Aidia Kota Metro pada kamis 16 September 2021.

Agenda tersebut di ikuti oleh seluruh KUA , Penyuluh Agama dan Para tokoh Agama se Kota Metro. Dalam pembahasan Kebijakan Pengelolaan Keuagan Haji di isi langsung sebagai narasumber melalui zoom meting oleh Adhe Cristian (Kepala Devisi Administrasi Keuagan BPKH RI) dan di moderatori oleh Iwannudin (Dosen IAIMNU Metro).

Pasca terbitnya UU No. 34 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuagan Haji BPKH memiliki kewenagan penuh untuk mengelola keuagan dana Haji.

” Berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014.BPKH bertugas mengelola Keuangan Haji yang meliputi penerimaan, pengembangan, pengeluaran, dan pertanggung jawaban Keuangan Haji” ungkap Adhe. 16/09/21.


Keuagan haji dapat di investasikan secara Syariah.”Nilai manfaat dari pengelolaan keuagan haji akan dialokasikan untuk penyelenggaraan ibadah haji, imbal hasil para calon haji, dan biaya operasional BPKH, dan untuk Kemaslahatan”. Imbuh nya.

Dalam pelaksanaan pengelolaan keuagan haji, BPKH selalu melakukan setudy kelayakan dan analisis resiko yang mendalam, jadi masyarakat jagan khawatir.
“Beberapa waktu yang lalu beredar informasi bahwa jika dana haji ditarik atau gagal haji, maka tidak dapat haji seumur hidup, dan dana haji akan di investasikan untuk infrastruktur, saya tegaskan itu hoax” . tegas adhe.

 4 x baca,  2 x hari ini

  • Bagikan